Kamis, 25 Juni 2015

Peringatan Dalam Muhasabah Diri

Serasa blm bisa jd hamba Allah yg baik setiap habis baca ini, selalu saya ulang baca dan bikin nangis, maaf ya Allah... frown emotikon maaf..
Suatu ketika Allah SWT memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis agar menghadap Baginda Rasul saw untuk memberitahu segala rahasianya, baik yang disuka maupun yang dibencinya. Hal ini dimaksudkan untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad saw dan juga sebagai peringatan dan perisai umat manusia.
Kemudian Malaikat itupun mendatangi Iblis dan berkata : “Hai Iblis! Engkau diperintah Allah untuk menghadap Rasulullah saw. Bukalah semua rahasiamu dan jawablah setiap pertanyaan Rasulullah dengan jujur. Jika engkau berdusta walau satu perkataanpun, niscaya akan terputus semua anggota badanmu, uratmu serta disiksa dengan azab yang amat pedih”.
Mendengar ucapan Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat ketakutan, maka segera ia menghadap Rasulullah saw dengan menyamar sebagai orang tua yang buta sebelah matanya dan berjanggut putih 10 helai yang panjangnya seperti ekor lembu.
Iblis pun memberi salam sampai 3 (tiga) kali salam, Rasulullah saw tidak juga menjawabnya, maka Iblis berkata : “Ya Rasullullah! Mengapa engkau tidak menjawab salamku? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?” Maka jawab Nabi dengan marah : “Hai musuh Allah! Kepadaku engkau menunjukkan kebaikanmu? Jangan kau coba menipuku sebagaimana kau tipu Nabi Adam as sehingga beliau keluar dari syurga, kau hasut Qabil sehingga ia tega membunuh Habil yang masih saudaranya sendiri, ketika sedang sujud dalam sembahyang kau tiup Nabi Ayub as dengan asap beracun sehingga beliau sengsara untuk beberapa lama, kisah Nabi Daud as dengan perempuan Urya, Nabi Sulaiman meninggalkan kerajaannya karena engkau menyamar sebagai isterinya dan begitu juga beberapa Anbiya dan pendeta yang telah menanggung sengsara akibat hasutanmu.
Hai Iblis! Sebenarnya salam itu sangat mulia di sisi Allah azza wa jalla, tapi aku diharamkan Allah menjawab salammu. Aku mengenalmu dengan baik wahai Iblis, Raja segala Iblis. Apa tujuanmu menemuiku?”.
Jawab Iblis : “Ya Nabi Allah! Janganlah engkau marah. Engkau dapat mengenaliku karena engkau adalah Khatamul Anbiya. Aku datang atas perintah Allah untuk memberitahu segala tipu dayaku terhadap umatmu dari zaman Nabi Adam as hingga akhir zaman nanti. Ya Nabi Allah! Setiap apa yang engkau tanya, aku bersedia menerangkan satu persatu dengan sebenarnya, aku tidak berani menyembunyikannya”.
Kemudian Iblispun bersumpah menyebut nama Allah dan berkata : “Ya Rasulullah! Sekiranya aku berdusta barang sepatahpun niscaya hancur leburlah badanku menjadi abu”.
Ketika mendengar sumpah Iblis itu, Nabipun tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah kesempatanku untuk menyiasati segala perbuatannya agar didengar seluruh sahabat yang ada di majlis ini dan menjadi perisai seluruh umatku.
Pertanyaan Nabi (1) :
“Hai Iblis! Siapakah musuh besarmu?”
Jawab Iblis : “Ya Nabi Allah! Engkaulah musuhku yang paling besar di antara musuh-musuhku di muka bumi ini”.
Kemudian Nabipun memandang muka Iblis dan Iblispun gemetar karena ketakutan. Sambung Iblis : “Ya Khatamul Anbiya! Aku dapat merubah diriku seperti manusia, binatang dan lain-lain hingga rupa dan suarapun tidak berbeda, kecuali dirimu saja yang tidak dapat aku tiru karena dicegah oleh Allah. Andaikan aku menyerupai dirimu, maka terbakarlah diriku menjadi abu.
Aku cabut iktikad / niat anak Adam supaya menjadi kafir karena engkau berusaha memberi nasihat dan pengajaran supaya mereka kuat untuk memeluk agama Islam, begitu juga aku berusaha menarik mereka kepada kekafiran, murtad atau munafik. Aku akan menarik seluruh umat Islam dari jalan yang benar menuju jalan yang sesat supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di dalamnya bersamaku”.
Pertanyaan Nabi (2) :
“Hai Iblis! Apa yang kau perbuat terhadap makhluk Allah?”
Jawab Iblis : “Adalah satu kemajuan bagi perempuan yang merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya hingga mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Aku goda semua manusia supaya meninggalkan sholat, berbuai dengan makanan dan minuman, berbuat durhaka, aku lalaikan dengan harta benda, emas, perak dan permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan ke jalan yang haram.
Demikian juga ketika pesta di mana lelaki dan perempuan bercampur. Di sana aku lepaskan godaan yang besar supaya mereka lupa peraturan dan akhirnya minum arak. Apabila terminum arak itu, maka hilanglah akal, fikiran dan malunya. Lalu aku ulurkan tali cinta dan terbukalah beberapa pintu maksiat yang besar, datang perasaan hasad dengki hingga perbuatan zina. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah mereka mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri.
Apabila mereka sadar akan kesalahan mereka lalu hendak bertaubat dan berbuat amal ibadah, akan aku rayu supaya mereka membatalkannya. Semakin keras aku goda supaya mereka berbuat maksiat dan mengambil isteri orang. Jika hatinya terkena godaanku, datanglah rasa ria’, takabur, iri, sombong dan melengahkan amalnya. Jika lidahnya yang tergoda, maka mereka akan gemar berdusta, mencela dan mengumpat. Demikianlah aku goda mereka setiap saat”.
Pertanyaan Nabi (3) :
“Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah melakukan pekerjaan yang tidak mendatangkan faedah bahkan menambah laknat yang besar dan siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai yang dikutuk Allah! Siapa yang menjadikanmu? Siapa yang melanjutkan usiamu? Siapa yang menerangkan matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan anggota badanmu?
Jawab Iblis : “Semuanya itu adalah anugerah dari Allah Yang Maha Besar. Tetapi hawa nafsu dan takabur membuatku menjadi jahat sebesar-besarnya. Engkau lebih tahu bahwa diriku telah beribu-ribu tahun menjadi Ketua seluruh Malaikat dan pangkatku telah dinaikkan dari satu langit ke langit yang lebih tinggi. Kemudian aku tinggal di dunia ini beribadah bersama para Malaikat beberapa waktu lamanya.
Tiba-tiba datang firman Allah SWT hendak menjadikan seorang Khalifah di dunia ini, maka akupun membantah. Lalu Allah menciptakan manusia yang pertama (Nabi Adam as) dan seluruh Malaikat diperintah supaya memberi hormat sujud kepada lelaki itu, hanya aku saja yang ingkar. Oleh karena itu, Allah murka kepadaku dan wajahku yang tampan rupawan dan bercahaya itu berubah menjadi keji dan menakutkan. Aku merasa sakit hati. Kemudian Allah menjadikan Adam raja di syurga dan dikaruniakan seorang permaisuri (Siti Hawa) yang memerintah seluruh bidadari. Aku bertambah dengki dan dendam kepada mereka.
Akhirnya aku berhasil menipu mereka melalui Siti Hawa yang menyuruh Adam memakan buah khuldi, lalu keduanya diusir dari syurga ke dunia. Keduanya berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami hasut anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itupun aku masih belum puas dan berbagai tipu daya aku lakukan hingga hari kiamat kelak.
Sebelum engkau lahir ke dunia, aku beserta bala tentaraku dengan mudah dapat naik ke langit untuk mencuri segala rahasia, tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadah dan balasan pahala serta syurga mereka. Kemudian aku turun ke dunia dan memberitahu manusia yang lain tentang apa yang sebenarnya aku dapatkan dengan berbagai tipu daya hingga tersesat dengan berbagai kitab bid’ah dan kehancuran.
Tetapi ketika engkau lahir ke dunia ini, maka aku tidak diijinkan oleh Allah untuk naik ke langit dan mencuri rahasia karena banyak Malaikat yang menjaga di setiap lapisan pintu langit. Jika aku memaksa untuk naik, maka Malaikat akan melontarkan anak panah dari api yang menyala. Sudah banyak bala tentaraku yang terkena lontaran Malaikat itu dan semuanya terbakar menjadi abu, maka semakin beratlah pekerjaanku dan bala tentaraku untuk menjalankan tugas menghasut manusia”.
Pertanyaan Nabi (4) :
Rasullullah bertanya “Hai Iblis! Apa yang pertama kali kau tipu dari manusia?”
Jawab Iblis : “Pertama kali aku palingkan iktikad / niatnya, imannya kepada kafir dan juga dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak berhasil juga, akan aku tarik dengan cara mengurangi pahala. Lama-kelamaan mereka akan terjerumus mengikuti kemauanku”.
Pertanyaan Nabi (5) :
“Hai Iblis! Jika umatku sholat karena Allah, apa yang terjadi padamu?”
Jawab Iblis : “Sungguh penderitaan yang sangat besar. Gemetarlah badanku dan lemah tulang sendiku, maka aku kerahkan berpuluh-puluh iblis datang menggoda manusia pada setiap anggota badannya.
Beberapa iblis datang pada setiap anggota badannya supaya malas sholat, was-was, lupa bilangan raka’atnya, bimbang pada pekerjaan dunia yang ditinggalkannya, merasa terburu-buru supaya cepat selesai sholatnya, hilang khusyuknya, matanya senantiasa melirik ke kanan dan ke kiri, telinganya senantiasa mendengar percakapan orang dan bunyi-bunyi yang lain.
Beberapa iblis yang lain duduk di belakang badan orang yang sembahyang itu supaya tidak kuat sujud berlama-lama, penat waktu duduk tahiyat dan dalam hatinya selalu merasa terburu-buru supaya cepat selesai sholatnya, itu semua membuat berkurangnya pahala. Jika para iblis tidak dapat menggoda manusia itu, maka aku sendiri akan menghukum mereka dengan hukuman yang berat”.
Pertanyaan Nabi (6) :
“Jika umatku membaca Al-Qur’an karena Allah, apa yang terjadi padamu?”
Jawab Iblis : “Jika mereka membaca Al-Qur’an karena Allah, maka terbakarlah tubuhku, putuslah seluruh uratku lalu aku lari dan menjauh darinya”.
Pertanyaan Nabi (7) :
“Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, bagaimana perasaanmu?”
Jawab Iblis : “Binasalah diriku, gugurlah daging dan tulangku karena mereka telah mencukupkan rukun Islamnya”.
Pertanyaan Nabi (8) :
“Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana keadaanmu?”
Jawab Iblis : “Ya Rasulullah! Inilah bencana yang paling besar bahayanya buatku. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arasy dan Kursi, bahkan seluruh Malaikat menyambut dengan suka cita. Bagi orang yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu dan digantikan dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatat dosanya selama dia berpuasa. Yang menghancurkan hatiku ialah segala isi langit dan bumi, yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam memohonkan ampunan bagi orang yang berpuasa. Satu lagi kemudian orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa dari azab neraka. Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu syurga dibuka seluas-luasnya dan dihembuskan angin dari bawah Arasy yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga. Pada hari umatmu mulai berpuasa, dengan perintah Allah datanglah sekalian Malaikat dengan garangnya menangkapku dan tentaraku, jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki dan tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang amat dalam. Di sana pula beberapa azab yang lain telah menunggu kami. Setelah habis umatmu berpuasa, barulah aku dilepaskan dengan perintah agar tidak mengganggu umatmu. Umatmu sendiri telah merasa ketenangan berpuasa sebagaimana mereka bekerja dan bersahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut dibandingkan bulan biasanya”.
Pertanyaan Nabi (9) :
“Hai Iblis! Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu?”
Jawab Iblis : “Seluruh sahabatmu termasuk musuh besarku. Tiada upayaku melawannya dan tiada satupun tipu daya yang dapat masuk kepada mereka. Karena engkau sendiri telah berkata : “Seluruh sahabatku adalah seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka, maka kamu akan mendapat petunjuk”.
Sayyidina Abu Bakar al-Siddiq sebelum bersamamu, aku tidak dapat mendekatinya, apalagi setelah berdampingan denganmu. Dia begitu percaya atas kebenaranmu hingga dia menjadi wazirul a’zam. Bahkan engkau sendiri telah mengatakan jika ditimbang seluruh isi dunia ini dengan amal kebajikan Abu Bakar, maka akan lebih berat amal kebajikan Abu Bakar. Lagipula dia telah menjadi mertuamu karena engkau menikah dengan anaknya, Sayyidatina Aisyah yang juga banyak menghafal Hadits-haditsmu.
Adapun Sayyidina Umar bin Khatab, aku tidak berani memandang wajahnya karena dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan seksama. Jika aku pandang wajahnya, maka gemetarlah seluruh tulang sendiku karena sangat takut. Hal ini karena imannya sangat kuat apalagi engkau telah mengatakan : “Jikalau ada Nabi sesudah aku, maka Umar boleh menggantikan aku”, karena dia adalah orang harapanmu serta pandai membedakan antara kafir dan Islam hingga digelar ‘Al-Faruq’.
Sayyidina Usman bin Affan, aku tidak bisa bertemu karena lidahnya senantiasa membaca Al-Qur’an. Dia penghulu orang sabar, penghulu orang mati syahid dan menjadi menantumu sebanyak 2 (dua) kali. Karena taatnya, banyak Malaikat datang menghampiri dan memberi hormat kepadanya karena Malaikat itu sangat malu kepadanya hingga engkau mengatakan : “Barangsiapa menulis Bismillaahirrahmaanirrahiim pada kitab atau kertas-kertas dengan tinta merah, niscaya mendapat pahala seperti pahala Usman mati syahid”.
Sayyidina Ali bin Abi Thalibpun aku sangat takut karena hebatnya dan gagahnya dia di medan perang, tetapi sangat sopan santun, alim orangnya. Jika iblis, syaitan dan jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata mereka karena dia sangat kuat beribadah dan beliau adalah golongan orang pertama yang memeluk agama Islam serta tidak pernak menundukkan kepalanya kepada berhala. Bergelar ‘Ali Karamullahu Wajhahu” dimuliakan Allah akan wajahnya dan juga ‘Harimau Allah’ dan engkau sendiri berkata : “Akulah negeri segala ilmu dan Ali itu pintunya”. Lagipula dia menjadi menantumu, aku semakin ngeri kepadanya”.
Pertanyaan Nabi (10) :
“Bagaimana tipu dayamu kepada umatku?”
Jawab Iblis : “Umatmu itu ada 3 (tiga) macam. Yang pertama, seperti hujan dari langit yang menghidupkan segala tumbuhan yaitu ulama yang memberi nasihat kepada manusia supaya mengerjakan perintah Allah dan meninggalkan laranganNya seperti kata Jibril as : “Ulama itu adalah pelita dunia dan pelita akhirat”. Yang kedua, umat tuan seperti tanah yaitu orang yang sabar, syukur dan ridha dengan karunia Allah. Berbuat amal saleh, tawakal dan kebajikan. Yang ketiga, umatmu seperti Fir’aun, terlampau tamak dengan harta dunia dan dihilangkan amal akhirat, maka akupun bersuka cita lalu masuk ke dalam badannya, aku putarkan hatinya ke lautan durhaka dan aku ajak kemana saja mengikuti kemauanku. Jadi dia selalu bimbang kepada dunia dan tidak mau menuntut ilmu, tidak pernah beramal saleh, tidak mau mengeluarkan zakat dan malas beribadah.
Lalu aku goda agar manusia minta kekayaan lebih dulu dan apabila diizinkan Allah dia menjadi kaya, maka aku rayu supaya lupa beramal, tidak membayar zakat seperti Qarun yang tenggelam dengan istana mahligainya. Bila umatmu terkena penyakit tidak sabar dan tamak, dia selalu bimbang akan hartanya dan berangan-angan hendak merebut kemewahan dunia, benci dan menghina kepada yang miskin, membelanjakan hartanya untuk kemaksiatan”.
Pertanyaan Nabi (11) :
“Siapa yang serupa denganmu?”
Jawab Iblis : “Orang yang meringankan syariatmu dan membenci orang yang belajar agama Islam”.
Pertanyaan Nabi (12) :
“Siapa yang membuat mukamu bercahaya?”
Jawab Iblis : “Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu dan suka ingkar janji”.
Pertanyaan Nabi (13) :
“Apa yang kau rahasiakan dari umatku?”
Jawab Iblis : “Jika seorang Muslim buang air besar dan tidak membaca do’a terlebih dahulu, maka aku gosok-gosokkan najisnya sendiri ke badannya tanpa dia sadari”.
Pertanyaan Nabi (14) :
“Jika umatku bersatu dengan isterinya, apa yang kau lakukan?”
Jawab Iblis : “Jika umatmu hendak bersetubuh dengan isterinya dan membaca do’a pelindung syaitan, maka aku lari dari mereka. Jika tidak, aku akan bersetubuh dahulu dengan isterinya dan bercampurlah benihku dengan benih isterinya. Jika menjadi anak, maka anak itu akan gemar berbuat maksiat, malas pada kebaikan, durhaka. Ini semua karena kealpaan ibu bapaknya sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah, aku santap makanannya lebih dulu daripadanya. Walaupun mereka makan, tidaklah mereka merasa kenyang”.
Pertanyaan Nabi (15) :
“Apa yang dapat menolak tipu dayamu?”
Jawab Iblis : “Jika berbuat dosa, maka cepat-cepatlah bertaubat kepada Allah, menangis menyesal akan perbuatannya. Apabila marah, segeralah mengambil air wudhu’, maka padamlah marahnya”.
Pertanyaan Nabi (16) :
“Siapakah orang yang paling engkau sukai?”
Jawab Iblis : “Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situlah aku mengecilkan diri, bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu”.
Pertanyaan Nabi (17) :
“Hai Iblis! Siapakah saudaramu?”
Jawab Iblis : “Orang yang tidur meniarap / telungkup, orang yang matanya terbuka di waktu Subuh tetapi menyambung tidur lagi. Lalu aku lenakan dia hingga terbit fajar. Demikian juga pada waktu Dzuhur, Asar, Maghrib dan Isya’, aku beratkan hatinya untuk sholat”.
Pertanyaan Nabi (18) :
“Apa yang dapat membinasakan dirimu?”
Jawab Iblis : “Orang yang banyak menyebut nama Allah, bersedekah dengan tidak diketahui orang, banyak bertaubat, banyak tadarus Al-Qur’an dan sholat tengah malam”.
Pertanyaan Nabi (19) :
“Hai Iblis! ?” Apa yang dapat memecahkan matamu?”
Jawab Iblis : “Orang yang duduk di dalam masjid dan beri’tikaf di dalamnya”.
Pertanyaan Nabi (20) :
“Apa lagi yang dapat memecahkan matamu?”
Jawab Iblis : “Orang yang taat kepada kedua ibu bapaknya, mendengar kata mereka, membantu makan, pakaian mereka selama mereka hidup, karena engkau telah bersabda : Syurga itu di bawah tapak kaki ibu”.
(Dikutip dari : KH. Abdullah Gymnastiar, Muhasabah Kiat Sukses Introspeksi Diri, Penerbit Difa Press, September 2006)

Rabu, 29 Oktober 2014

MT

Lidahmu itu memang tidak bertulang, tapi cukup kuat untuk mematahkan hati dan mematikan semangat orang lain.
Maka berhati-hatilah dalam bicaramu.
Karena sesungguhnya kerusakan yang disebabkan oleh lidahmu, adalah kerusakan yang juga akan dilimpahkan kepadamu.
Perhatikanlah. Tidak ada orang yang mulutnya kotor dan lidahnya keji – yang hidupnya baik.
Kejinya lidah menentukan pedihnya celaka.

MT

Senin, 22 September 2014

aku bukan Pembenci

Pertanyaan yang agak aneh
Do you hate Me?
apakah karena 2 minggu tak ada kabar terus aku berubah
berubah menjadi pembenci
aku tak di ajarkan jadi pembenci
aku di ajarkan untuk selalu mencintai dan menyayangi
mungkin kamu heran
tapi inilah aku
tak pernah punya alasan untuk membenci
walau terhadap musuh
apalagi terhadap orang yang pernah buat ku tersenyum



Minggu, 21 September 2014

roda kehidupan

Hidup itu ya begini
Harus dihadapi dan dijalani
Mau marah sama Tuhan emang bisa?
Terima sajalah
Tuhan kasih ujian itu karena kamu mampu
Yakin lah roda kehidupan selalu berputar mungkin saat ini kamu sedang di bawah
Mengalah lah untuk kemenangan yg tertunda
Bukannya kamu adalah makhluk yg paling percaya sama Tuhan dan kekuatan doa jalanin dan hadapi saja
G ada guna lari dari kenyataan
Jika dia g pilih kamu itu berarti dia bertahan dgn org yg akan terus injak2 dia dan g hargai dia
Dan kamu orang yang beruntung karena perempuan itu udah selamatkan kamu dari laki2 yg g tegas
Dan kalau kamu masih juga sayang kenapa g pasrah sama Tuhan saja
Minta pada yg menciptakan Dia
Proposalnya kesana sambil perbaiki diri lagi mungkin masih banyak kesalahan
Tetaplah tersenyum dan menebar kebaikan ga ada ruginya senantiasa doakan orang yang nyakitin kamu
Ingat tujuan hidup kita ini
Cuma sementara bukan
Memang pahit inilah hidup dengan berbagai ujian
Simpan cinta kasih mu dalam hati tutup rapat2 akan ada saatnya kebahagiaan iu datang so bepatient sabar pasrah dan berdoa serta perbaiki diri u orang terbaik.

Rabu, 17 September 2014

ini ketentuan Allah

Iman islam dan ikhsan kemudian ikhlas
Get up
Smiling
Fighting
Keep pray for be better
I was lossing u

Selasa, 16 September 2014

Move On

  1. Jangan terlalu sering mengunjungi jejaring sosial seperti FB & Twitter sebab kamu bakalan ga tahan ngelirik lirik profil dia.
  2. Coba ambil salah satu foto dia yang paling jelek, corat coret fotonya agar nampak buruk kemudian bayangkan jika kamu hidup bersama orang yang buruk rupa.
  3. Jangan melakukan rutinitas yang  biasa kalian lakukan saat bersama dan hindari tempat tempat yang biasa kalian kunjungi.
  4. Jangan mendengarkan lagu kenangan.
  5. Lakukan kegiatan yang menghibur, seperti olah raga, kerja dan berbisnis.
  6. Jangan sering menyendiri, sebab jika kamu menyendiri kamu akan ingat dia.
  7. Cintai diri kamu sendiri. kamu adalah seseorang yg istimewa dan kamu harus bahagia. Jika dia ga berpikiran gitu dan malah bikin kamu sedih, berarti dia Ga penting buat buat kamu.
  8. Cobalah untuk yakin sama diri kamu sendiri, sebesar apapun cinta kamu ke dia, tapi dia ternyata ga cinta kamu ya sudah buat apa berharap lebih. Ketika kamu berhenti mengejar2 orang yg tidak mencintai kamu, maka kamu akan membuka pintu hati bagi orang lain yang lebih tulus mencintai kamu.
  9. Tidak usah memaksakan diri untuk melupakan yang kita cintai. Lepaskan kesedihanmu dan terima semua kenyataan. Ijinin dirimu untuk ngerasa sedih, nangis, curhat, dengerin lagu mellow, dll. Lama lama pasti kamu cape sendiri sama kesedihan kamu dan siap untuk move on. Lakuin semuanya TANPA ada kontak dengan dia karena orang yg tetap berhubungan sama kamu, padahal dia tidak mencintaimu sama sekali dan dia tahu perasaan kamu kayak apa ke dia, adalah org yg EGOIS. Kamu ga bisa memaksa hati kamu untuk lupain rasa cinta kamu, dan kalau kamu lakuin cuma akan memperburuk keadaan dan akhirnya malah nipu diri kamu sendiri. Kamu manusia yg punya rasa cinta buat dia, TAPI KAMU HARUS LEBIH MENCINTAI DIRI KAMU SENDIRI. Kamu mau kan suatu saat ketemu orang yg bisa bikin kamu bahagia seutuhnya ? Jadi jangan menyerah untuk meraih kesempatan itu. Jadi diri kamu sendiri. Tetap jadi diri kamu yg ceria dan menyenangkan. Suatu hari akan ada yg ngeliat diri kamu, dan akan mencintai kamu seutuhnya.
  10. Intinya fokus sama diri kamu sendiri. Kamu ga akan pernah bisa berhenti mencintai dia tapi mulailah belajar Hidup tanpa dia. Kalo kamu benar benar tulus cinta dia, kamu pasti mau dia Bahagia walaupun bukan bersama kamu. Bebasin diri kamu dari pikiran pikiran khawatir. Hidup itu mudah, banyak memberi dan jangan mengharap banyak.
  11. Hadapi kenyataan dengan ikhlas. Berhentilah berharap dan bermimpi. Yang memberikan cinta adalah Tuhan, jadi berdoalah kepada dia utk mengambil cinta itu kembali. Jangan nipu diri kamu sendiri dengan mengatakan "Suatu saat dia akan berubah". Yang namanya cinta sejati, akan menerima kamu apa adanya.
  12. Jangan hubungi dia kalau dia memang tidak ada respon lagi krn itu akan bikin kamu kecanduan. Mungkin kamu pikir, 1x sms ga kenapa, tapi pas kamu baca sms balesan dari dia, sakit hati akan muncul lagi dan akan memperburuk keadaan kamu.
  13. Akan ada saat saat dimana kamu akan merasa sangat lemah dan benar benar butuhin dia. Terus kamu akan coba hubungin dia lagi, padahal akhirnya dia akan cuma bikin kamu sakit lagi. Kalau kamu lagi ngalamin ini, mending kamu tulis semua perasaan sedih dan pikiran kamu (bisa curhat sama keluarga atau sahabat terbaikmu, atau tulis pelampiasanmu di blog dengan membahas topik selain cinta ) itu bisa membuatmu lebih lega. Kamu harus kuat melewatkan masa masa kayak gini, inget kalau hari esok akan lebih baik buat kamu.
  14. Kalo kamu berpikir "Ga ada harapan buat hubungan ini", buat apa kamu menyiksa diri sendiri ? MOVE ON. Temuin banyak orang, lanjutin hidup. kamu mesti "Siap" saat "The right one" datang. Mungkin kamu berpikir bahwa ga ada yang lebih baik dari dia, tp itu pikiran yg SALAH. Diri kita aja yang ga siap untuk bertemu orang yang lebih baik karena kita masih sibuk mikirin mantan. Jadi berhenti untuk berada di sekitar mantan kita, jika mungkin. Kalau ga bisa, coba kamu bayangin saat kita akan nemuin "Mr/Ms Right" nanti, seseorang yg PASTINYA akan mencintai kamu seperti kamu mencintai dia. kamu layak mendapatkan seseorang kayak gitu.
  15. Inget dengan istilah : Kalau jodoh mah ga kemana. So kalau kamu sama dia berjodoh, pada akhirnya kalian memang akan bersama, karena itulah takdir dari Tuhan yang maha esa. Jadi ga usah capek capek sedih kehilangan dia, Ikhlas itulah kuncinya. Yakin bahwa ada kekuatan yg lebih besar yg telah mengatur hidup kamu ( Tetaplah semangat ).
  16. Jadi diri sendiri dan terima diri kamu apa adanya, dan cintailah diri kamu. Maafin diri kamu atas semua keputusan yang udah kamu ambil, walaupun berakhir menyakitkan. Tunjukkan semua yg terbaik dari diri kamu. Jangan buang buang waktu sama orang yg bahkan ga bisa nerima diri kamu apa adanya. Hidup cuma sekali, terus kenapa kamu sia siakan sama orang yg bahkan ga bisa melihat indahnya cinta kamu. Be Happy, cintai diri kamu apa adanya, maafin diri kamu. Mungkin ini ga akan mudah, tapi pada akhirnya kamu akan nemuin orang yg bener bener tepat buat kamu.
  17. Ambilah hikmahnya, pelajari semua pengalaman yang pernah kamu alami, coba untuk menjadi orang yang lebih baik. Saat kita mendapat pengalaman buruk dalam suatu hubungan, yakinlah bahwa ini akan menjadi bekal buat hidup kita ke depannya dalam menyikapi perasaan cinta. Kamu ke depannya akan lebih ikhlas dan legowo dalam menjalani hubungan. Selain itu, Kamu akan lebih menghargai seseorang yg benar benar tulus mencintai kamu apa adanya nanti, saat kamu ketemu dengan mr/ms right.
  18. Dekatkan diri pada tuhan, jika kamu mendekatkan diri pada tuhan kamu akan merasa lebih tenang dan ikhlas dengan apapun yang terjadi padamu.
Sekian dulu artikel yang berjudul 18 Cara melupakan seseorang yang kita cintai ( Move On )jangan lupa komentarnya & kunjungan artikel lainnya ya gan, semoga postingan ini bermanfaat bagi kita semua semua.